Mengenal Tipe Cladding Pada  Desain Bangunan Anda

Mengenal Tipe Cladding Pada  Desain Bangunan Anda

 

Pemasangan acp- Dalam merancang sebuah bangunan, Cladding adalah istilah yang sering dijumpai. Mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar istilah tersebut namun belum memahami istilah cladding dengan sebenarnya.

Cladding, istilah yang sering  digunakan pada bidang arsiktur ini  merupakan struktur eksterior dari bangunan yang dipasang pada bangunan yang dipasangi dinding luar  sebagai finishing. Sistem cladding lebih bayak dipakai di Eropa dan Australia. Kegunaan dari cladding itu sendiri yakni sebagai penopang struktur utama eksterior bangunan. Bukan hanya itu, fungsi dari cladding selain untuk memperindah tampilan bagian luar bangunan, namun juga berfungsi menjadi fitur control dan proteksi yang melindungi bangunan dari unsur-unsur zat yang dapat merusak lapisan dinding bangunan.

Dibeberapa Negara, Cladding diajikan sebagai metode untuk memperoleh sumber energi matahari dengan menggunakan bahan yang terbuat dari material batu, plastik, vinil, kayu ,logam atau alumunium.

Pada umumnya cladding kurang tahan terhadap air dan angin, tetapi tersebut dapat disiati dengan menggunakan bahan yang kuat terhadap unsur-unsur yang merusak. Dalam pemasangannya, cladding dijadikan sebagai material yang dapat mendukung unsur estetika pada bangunan.

Cladding pada bangunan biasanya dipasangkan dalam beberapa tipe, disesuaikan dengan rancangan bangunan. Dibawah ini merupakan beberapa tipa cladding yang sering ditemui .

 

  1. Batu Veneer

 

batu veneer

 

Batu Venner merupakan material cladding yang menggunakan batuan dengan tekstur berlubang, sehingga dapat membantu mengontrol suhu ruangan.Namun biasanya, cladding dengan material seperti ini memerlukan biaya yang cukup besar.

 

  1. Vinyl Cladding

 

Vinyl Cladding

Vinyl Cladding,  merupakan bahan material yang paling sering diguakan pada bangunan disebabkan oleh harganya yang terbilang murah. Material vynil terbuat dari bahan polyvinyl chloride (PVC) dan panel resin yang mudah untuk dipotong sehingga memudahkan dalam pergantian jika terjadi kerusakan.

 

  1. Wood Cladding

Wood Cladding

 

Cladding berbahan kayu pada umumnya digunakan pada gedung-gedung yang mengedepankan konsep tradisional. Pemasangan cladding berbahan kayu biasanya berbaris atau tumpang tindih . Cladding tipe ini dapat menahan cuaca secara alami, namun dalam perawatannya membutuhkan perawatan yang lebih untuk meghindari rayap.

 

 

  1. EIFS

 eifs

 

Eksterior Isolasi and Finish System adalah salah satu material claading yang banyak pemakaiannya di gedung-gedung perkantoran, sekolah,  atau perumahan. Bahan materialnya yang lentur dan mudah dibentuk sehingga dapat memudahkan dalam proses finishing.

 

  1. Metal Cladding

 

metal cladding

Berbeda dengan tipe yang sebelumnya, cladding tipe ini biasanya menggunakan bahan material baja dan alumunium composite panel yang sebagian besar digunakan pada bangunan rumah. Untuk itu tak heran jika penggunaan  cladding tipe ini lebih mudah ditemui pada rumah didaerah pesisir. Bahan material acp yang sifatnya tidak udah bertkarat serta tahan lama menyebabkan pengguaan cladding tipe ini terbilang cukup mahal dibandingkan cladding yang lainnya.

Artikel terkait: Mengenal Lebih Lanjut Material Aluminium Composite Panel, Apakah Itu?

Penggunaan tipe Cladding seperti diatas juga dapat Anda terapkan pada bangunan Anda. Terutama bagi Anda yang menginginkan desain cladding dengan tampilan estetis dan tahan lama, dapat memanfaatkan material alumunium composite panel sebagai bahan utamanya.

Silahkan kunjungi www.kencanapanelindo.com untuk mendapatkan produk acp  dengan kualitas yang terjamin dan harga terjangkau.